Articles

Gambar Article
  • Putu Eka Suarmika, ST, M.Pd
  • 2018-06-03 12:04:07
  • 0

METODE PENELITIAN

1.1 PENELITIAN Keingintahuan adalah sifat dasar dari manusia. Sifat ini yang mendorong manusia untuk mencari tahu apa yang belum diketahui. Manusia lebih mampu mengamati sejumlah objek yang berbeda satu dengan yang lain dan mengabstraksikan ciri-ciri yang sama dari objek ?objek tersebut (Dantes, 2012). Ini disebabkan adanya sesuatu yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya yakni manusia diberi akal sehingga mampu untuk berpikir. Proses berpikir manusia dalam memperoleh pengetahuan menurut Rummel (1958) dalam Sanjaya (2013) terjadi dalam empat periode. Setiap satu periode bisa terjadi dalam kurun waktu yang sangat panjang. Keempat periode tersebut yaitu : 1) periode mencoba-coba; 2) periode otoritas; 3) periode argumentasi; dan 4) periode hipotesis dan eksperimen. Berdasarkan proses berpikir manusia untuk mencari jawaban terhadap suatu permasalahan maka manusia melakukukan proses penelitian. Pada prinsipnya, pelaksanaan penelitian harus menggunakan metode ilmiah dalam pemecahan suatu masalah. Adapun pengertian tentang penelitian, terdapat bebrapa pendapat sebagai berikut: a. Dalam penelitian ilmiah, selalu ditemukan dua unsur penting, yaitu observasi dan unsur nalar (reasoning) (Ostle, 1975 dalam Suprapto, 2013). Unsur observasi merupakan kegiatan di mana perolehan data tertentu diperoleh melalui kerja mata (observasi) desertai dengan pemahaman data tersebut. Nalar adalah suatu kemampuan untuk mengintepretasikan fakta dan data tersebut secara logis b. Penelitian ilmiah adalah suatu proses penerapan suatu kaidah yang memungkinkan pengambilan generalisasi yang luas dan akurat tentang fenomena-fenomena yang ada (Edward L. Vockell, J.William Asher, 1995 dalam Suprapto, 2013). Yang dimaksud fenomena di sini adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan siakap dan perbuatan atau perilaku siswa, guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, dan komponen pendidikan secara keseluruhan c. Penelitian merupakan kegiatan yang bertujuan memecahkan masalah melalui pengamatan masalah melalui pengamatan dan analisis yang sistematik serta objektif sehingga diperoleh suatu generalisasi atau pengembangan konsep maupun teori yang dapat digunakan untuk memprediksi kejadian yang akan datang (Dikembangkan dari batasan penelitian dari Jhon W. Best dan Jame V.Kahn, 1989 dalam Suprapto, 2013). d. Sedangkan penelitian pendidikan menurut Sanjaya (2013), adalah suatu usaha cermat dan sistematis mengenai suatu hal untuk mengungkapkan atau merevisi fakta-fakta, teori-teori, atau aplikasi-aplikasi dalam bidang pendidikan.

Gambar Article
  • Dodik Eko Yulianto, S.Pd, M.Pd
  • 2018-06-03 11:56:32
  • 0

MATERI 2 IPS

Mengembangkan Pembelajaran konstruktivistik dalam IPS 1. Mendorong inisiatif siswa dalam mengembangkan materi pemebelajaran 2. Menggunakan data mentah dan sumber utama untuk didiskusikan bersama – sama dengan siswa dikelas. 3. Memberikan tugas kepada siswa untuk mengembangkan klasifikasi, analisis serta prediksi terhadap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari – hari. 4.Bersedia mengubah strategi pembelajaran sesuai dengan minat siswa 5. Memfasilitasi siswa untuk memahami konsep dengan cara berdialog dengan siswa 6. Mengembangkan dialog antara guru dengan siswa dan antara siswa dengan rekannya 7. Menghindari alat tes untuk mengukur keberhasilan siswa 8. Mendorong sisiwa untuk melakukan analisis terhadap masalah kontroversial yang dihadapinya. 9. Memberi peluang bagi siswa untuk berpikir mengenai masalah yang dihadapinya

Gambar Article
  • Dodik Eko Yulianto, S.Pd, M.Pd
  • 2018-06-03 11:54:11
  • 0

MATERI 1 IPS

(Moeljono Cokrodikardjo) mengemukakan bahwa IPS adalah Perwujudan dari suatu pendekatan interdisipliner dari ilmu sosial. Ia merupakan integrasi dari berbagai cabang ilmu sosial yakni Sosiologi, antropologi budaya, psikologi, sejarah, geokrafi, ekonomi, ilmu politik dan ekologi manusia, yang diformulasikan untuk tujuan instruksional dengan materi dan tujuan yang disederhanakan agar mudah dipelajari. (S. Nasution) mendefinisikan IPS sebagai pelajaran yang merupakan fusiatau paduan sejumlah mata pelajaran sosial. Dinyatakan bahwa IPSmerupakan bagian kurikulum sekolah yang berhubungan dengan peranmanusia dalam masyarakat yang terdiri atas berbagai subjek sejarah,ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, dan psikologi sosial.

Gambar Article
  • Eko Hadi Purwanto, S.Pd, M.Si
  • 2018-06-03 11:39:34
  • 0

KUIS 1

Latihan Soal 1. Tuliskan lambang kimia senyawa berikut ini! a. Asam sulfat c. Karbon dioksida b. Garam dapur d. Asam klorida 2.Di antara zat-zat berikut ini, manakah yang merupakan unsur, senyawa, atau campuran? a. Udara e. Asam cuka b. Bensin murni f. Glukosa c. Teh manis g. Tembaga d. Belerang h. Tanah

Gambar Article
  • Dra. Hj. ANIK SUDARISMIATI, MM
  • 2018-04-29 20:13:47
  • 2

ghjghrt

fnvbnv fghf fgthghvbnvbn

Gambar Article
  • Dra. Hj. ANIK SUDARISMIATI, MM
  • 2018-04-29 20:13:29
  • 1

fghfgh

ghrtygvbnvbn